Jumat, 27 Desember 2013

Anak Jalanan



Seperti yang kita ketahui bahwa anak jalanan itu anak – anak yang tinggal dijalanan. Saat – saat ini jumlah anak jalanan semakin bertambah. Keadaan perekonomian yang semakin sulit ini banyak anak – anak jalanan yang terpaksa putus sekolah demi mencari uang.
Seperti yang kita lihat saat ini bukan hanya anak – anak kecil saja yang hidup dijalanan, tetapi dari berbagi usia pun ada, dari anak – anak samapai nenek pun ada. Begitu sangat prihatin dengan keadaan mereka. Seperti anak – anak kecil yng harus mencari uang di jalanan, seharusnya seusia mereka merasakan bangku  sekolah, tapi keadaan ekonomi keluarga mereka yang kurang baik sehingga membuat mereka tidak merasakan bangku sekolah.
Tidak semua anak jalanan tinggal dijalanan karena factor ekonomi saja, ada beberapa factor penyebab adanya anak jalanan, diantaranya :
1    1.     Keluarga kehidupan si anak
Keluaraga yang tidak harmonis membuat, terjadinya penceraian, atau orangtua meninggal dunia, dan sebagainya, hal – hal seperti ini sangat mempengaruhi anak – anak tidak menginginkan untuk tinggal dirumah, sehingga si anak lebih memilih untuk tinggal di luar rumah. Dengan keadaan seperti ini lah dapat menimbulkan adanya anak jalanan.
2   2.     Kekerasan terhadap anak
Bila anak mengalami kekerasan emosional dan fisik dari orangtuanya juga membuat anak mengalami depresi atau tekanan yang berat dari orangtuanya. Karena si anak mengalami kekerasan terus menerus sehingga si anak memilih untuk meninggalkan rumah. Hal ini pun menimbulkan adanya anak jalanan.

3   3 .     Keadaan ekonomi (krisis Ekonomi)
Keadaan ekonomi keluarga si anak yang kurang baik, membuat si anak harus bekerja demi mencukupi kebutuhan sehari – hari. Ekonomi yang pas – pas an membuat setiap orang yang ada dalam keluaraga harus menghidupi diri nya sendiri. Bisa dibayangkan bila seisi keluarga harus mencukupi kehidupan masing – masing, si anak harus bekerja untuk memenuhi kebutuhannya, tidak  pandang usia untuk bekerja, usia dini pun disurh bekerja oleh orangtuanya untuk membantu perekonomian dalam keluarga. Hal ini membuat adanya anak jalanan.
4   4.     Anak terancam putus sekolah karena orangtua tidak mampu membiayao sekolah.
Anak tidak sekolah sehingga dia harus bekerja, dan orangtua dengan enaknya menyuruh kerja dijalanan, hal ini membuat adanya anak jalanan.
Penanganan untuk mengatasi anak jalanan harus dilakukan secara serius.
Untuk mengatasi bertambahnya anak jalanan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya :
1   1.     Keluarga memberi kenyamanan terhadap anak yaitu biarkan anak merasakan keharmonisan dalam keluarga.
2    2.     Didik anak dengan penuh kasih sayang dengan penuh kenyamanan, jangan sekali – kali melakukan kekerasan terhadap anak.
3    3. Orangtua bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga, agar si anak tidak harus bekerja.
4    4.     Orangtua harus memperhatikan pendidikan anak, orangtua harus bekerja keras supaya anak bias tetap sekolah.

Kegiatan anak – anak  jalanan yang biasa dillakukan dalam kehidupan sehari – hari
Anak – anak jalanan yang putus sekolah mereka dari pagi hari bekerja sebagai pengamen, pemuluk dan bahkan pengemis.
Bagi anak – anak jalanan yang masih sekolah, yang biasa dilakukan setiap hariya pagi mereka sekolah terlebih dahulu lalu mereka langsung bekerja membantu orangtuanya, ada yang menjadi pengamen, pengemis, dan pemulung.
Ada beberapa dari mereka bila sore hari belajar dirumah singgah, jika di daerah tempat mereka tinggal tersedia rumah singgah.
Begitu banyak kegiatan yang mereka lakukan disetiap harinya. Mereka mengahbiskan waktu sehari – hari mereka dengan bekerja bekerja dan bekerja.
Sangat prihatin melihat kehidupan mereka, yang dimana mereka tinggal dijalanan dengan tempat tinggal yang seadanya saja.
Begitulah kehidupan mereka dalam hari berganti hari



Sabtu, 09 November 2013

Keddala - Kendala di Koperasi Artha Jaya



KOPERASI ARTHA JAYA
Koperasi ARTHA JAYA merupakan koperasi simpan pinjam, koperasi ini memeberi pinjaman kepada masyarakat sekitar Cimanggis – Depok.
Berhubungan koperasi ini berdekatan dengan kampus, maka koperasi ini memberi pinjaman kepada mahasiswa. Tentunya ada syarat juga yang diberikan pihak koperasi kepada mahasiswa yang meminjam, diantaranya ijazah. Pijak koperasi juga memberi pinjaman kepada mahasiswa paling banyak sebesar 1.500.000
Seperti itulah mengenai koperasi ARTHA JAYA
Setelah saya mendatangi koperasi artha jaya, ada beberapa kendala yang terjadi di koperasi tersebut. Masalah yang ada di koperasi tersebut salah satunya,
1.  Terjadit kredit macet
Penyebab dari kredit macet
a.     Peminjam pindah rumah sehingga modal yang dipinjamkan tidak bisa kembali. Memang awalnya pihak koperasi sudah mengsurve dahulu sebelum memberi pinjaman kepada si peminjam, tetapi siapa yang tahu kalau nanti sih peminjam pindah rumah
b.     Peminjam sewaktu waktu tidak bekerja lagi
Jelas hal seperti ini dapat membuat koperasi mengalami kredit macet. Banyak syarat – syarat yang dilakukan kopersai seperti salah satunya harus memiliki pekerjaan tetap. Tapi hal ini tidak menjamin koperasi tidak mengalami kredit macet. Karena keadaan ekonomi peminjam belum tentu selama nya baik, bila sewaktu waktu peminjam kehilangan pekerjaan pasti peminjam sulit untuk memlunasi pinjaman ke koperasi.
c.      Jaminan surat elektronik.
Memang surat ekletronik bisa dijadikan suatu jaminian, tetapi itu tidak bisa membuat koperasi tidak mengalami kredit macet. Karena sewaktu waktu peminjam bisa menjual elektroniknya tanpa sepengetahuan pihak koperasi, bila peminjam mengalami keterlambatan dalam membayar atau tidak bisa membayar, maka pihak koperasi engga bisa mengambil jaminan yang udah di sepakati di awal. Sehingga pihak koperasi mengalami kredit macet.
2.  Wilayah yang teralu luas.
Koperasi artha jaya awalnya ada di wilayah JABODETABEK, tetapi wilayah dapat menimbulkan masalah bagi pihak koperasi, maka pihak koperasi melakukan meminimalisasikan wilayah. Tujuannya unutk mempermudah pihak koperasi untuk memantau pihak peminjam. koperasi artha jaya saat ini hanya memenuhi pinjaman sekitar Cimanggis-Depok.

Adapula kendala yang dialami dari koperasi tersebut, diantaranya,
Pihak koperasi tidak selamanya selalu memberikan pinjaman, bila dalam koperasi keadaan keuangan lagi ada kendala, maka pihak koperasi menolak pihak pinjaman untuk meminjam uang.  Dari masalah yang dialami operasi seperti kredit macet membuat keadaan keuangan koperasi tidak selalu selamanya baik.
Dalam meminjam uang pihak peminjam tidak dengan mudah langsung mendapatkan pinjaman, pihak peminjam harus memenuhi beberapa syarat terlebih dahulu, sehingga kurang lebih satu minngu pihak peminjam bisa mendapatkan keputusan dari pihak koperasi, apakah pihak peminjam layak untuk diberikan pinjaman atau tidak.

Syarat-syarat yang diajaukan pihak koperasi kepada pihak peminjam, diantaranya :
. 1.     Peminjam memiliki tempat tinggal sendiri
  2.     Peminjam memiliki pekerjaan tetap
  3.     Menaruh surat jaminan berupa surat BPKB, surat rumah dan surat-surat berharga lainnya, ijazah (bagi mahasiswa)
  4.     Memiliki cap dari RT setempat pada saat mengajukan pinjaman

Yang dilakukan pihak koperasi sebelum memberi pinjaman kepada pihak peminjam diantaranya:
1   1.     Pihak koperasi mengadakan surve ke pihak peminjam. Dalam surve ini pihak            koperasi menanyakan kepada beberapa warga untuk menanyakan keadaan pihak peminjam. Pihak koperasi juga menanyakan kepada pihak RT dengan tujuan menanyakan pihak peminjam layak atau tidak untuk diberi pinjaman.
   2.     Meminta syarat-syarat yang sudah ditentukan










Senin, 14 Oktober 2013

Andai Saya Menjadi Menteri Koperasi


Andai saya menjadi menteri koperasi
Seperti yang kita ketahui sekarang bahwa koperasi di Indonesia sulit untuk berkembang, bahkan akhir – akhir ini koperasi di Indonesia  bisa dikatakan mati.
Saat ini banyak struktur – struktur yang tidak berjalan dengan baik, banyak juga masyarakat yang tidak mengenal koperasi secara mendalam.
Ada beberapa hal yang membuat koperasi di Indonesia sulit berkembang, diantaranya :
1.       Manajemen pengelolaan yang kurang professional
2.        Demokrasi ekonomi yang kurang
3.       Kelembagaan koperasi
4.       Aspek lingkungan
5. Prinsip koperasi Rochdale bagian kerjasama dan sukarela serta terbuka tidak dijalankan, dll
Hal – hal ini yang harus diperbaiki untuk membuat koperasi di Indonesia berkembang.
Andai saya jadi menteri koperasi saya akan menghidupkan kembali koperasi – koperasi yang ada di Indonesia, dengan memperbaiki struktur – struktur koperasi. Saya akan mengadakan pembelajaran khusus untuk pengurus – pengurus koperasi. Supaya pengurus koperasi bener – bener mengerti tentang peran masing – masing dan mereka juga bisa lebih mengerti tentang koperasi secara mendalam.
Ada juga pembelajaran tentang tekhnologim di perkembanagan zaman yang canggih ini, pengurus koperasi dimana pun berada sekalipun di pelosok, mereka harus menuasa IPTEK, supaya mereka bisa mengikuti tekhnologi yang semakin canggih ini.
Saya juga akan sering mengadakan penyuluhan ke koperasi – koperasi yang ada. Sehingga bisa kelihatan yang mana koperasi tidak berkembang dengan baik dan hal apa yang membuat koperasi tersebut tidak berkembang.
Koperasi akan berkembang bila sumber daya manusianya berkualitas, sumber daya manusia yang berkualitas yang bisa mengelola sumber daya alam dengan baik.
Saat saya menjadi menteri koperasi, saya akan berusaha mengenalkan koperasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa mengenal secara dalam tentang koperasi.
Seperti kita ketahui pengertian koperasi, koperasi adalah Koperasi merupakan badan usaha bersama yang bertumpu pada ekonomi kerakyatan yang berasas kekeluargaan.
Karena koperasi ber tumpu pada ekonomi kerakyatan, koperasi akan membantu rakyat demi kesejahteraan bersama.
Seringkali saat meminjam uang di kopersai banyak sekali yang harus di urus sehingga mempersulit masyarakat untuk meminjam uang.
Hal seperti itu yang membuat kurangnya respon baik dari masyarakat mengenai koperasi.
Andai saya jadi menteri koperasi, saya akan berusah untukmembuat suatu kebijakan dalam koperasi sehingga masyarakat tidak perlu merasa sulit saat meminjam uang. Saat  masyarakat merasa mudah meminjam uang di koperasi maka masyarakat mempunyai respon yang baik mengenai koperasi.
Saat saya  jadi menteri koperasi saya akan sering mengadakan penyuluhan ke koperasi – koperasi untuk melihat keadaan keuangan di setiap koperasi.
Sehingga bisa tahu berapa modal yang harus di beri kepada koperasi yang ada.
Beberapa hal yang akan saya lakukan untuk memajuka koperasi di Indonesia, sehingga koperasi di Indonesia bisa berjalan dengan baik, dan kesejahteraan rakyat pun terjamin.
Bila koperasi di Indonesia dapat terus berkembang maka kesejahteraan rakyat pun ikut meningkat.

Mengapa Koperasi di Indonesia Sulit Untuk Berkembang?


Mengapa Koperasi sulit berkembang di Indonesia?
Koperasi merupakan badan usaha bersama yang bertumpu pada ekonomi kerakyatan yang berasas kekeluargaan.
Koperasi sendiri memiliki pengertian,
pengertian koperasi adalah sekumpulan orang – orang  yang memiliki kepentingan dan kebutuhan bersama yang dimana bukan untuk menyatukan modal melainkan  memenuhi kebutuhan bersama.
Adanya koperasi di Indonesia sangat baik sebagai sebuah bentuk badan usaha yang sangat prospekrif di Indonesia. Tetapi beberapa tahun belakangan ini koperasi di Indonesia sulit berkembang, bahkan mengalami kemunduran.
Padahal begitu banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk memajukan koperasi. Bantuan program yang diberikan pemerintah untuk koperasi di Indonesia, yaitu: program Kredit Usaha Tani (KUT), Kredit Ketahanan Pangan (KKP), Permodalan Nasional Madani (PNM).
Ada beberapa hal yang perlu dipehatikan
1.       Kurangnya  partisipasi anggota, maksudnya  kurangnya dukungan dari anggota dalam mendukung koperasi yang tangguh, dan memberikan maanfaat bagi masyarakat sekitar. Ssehingga koperasi sulit berkembang bahkkan sumber modal menjadi terbatas.
2.       Sosialisasi koperasi, maksudnya Masyarakat berfikir yang menjadi anggota  koperasi hanya sebatas tahu koperasi itu hanya untuk melayani konsumen. Padahal bukan hanya sekedar itu, makanya sosialisasi koperasi perlu di perhatikan supaya masyarakat bener – bener mengerti secara mendalam mengenai koperasi.

3.       Manajemen koperasi,  dalam manajemen koperasi menunjukan koperasi harus bener – bener teliti dalam hal memilih pengurus dan pengolah supaya koperasi yang didirikan dapat bertumbuh dengan baik. Di dlam manejemen koperasi juga harus memiliki SDM yang baik yang bisa mengolah SDA yang ada untuk bisa dimanfaatkan  sebagai pelua ng usaha.

4.       Permodalan, dalam mendirikan koperasi modal sangat diperlukan. kurang nya modal dapat menjadi kendala bagi koperasi untuk maju. Supaya koperasi dapat berjalan dengan baik dibutuhkan dukungan modal yang kuat

5.       Sumber daya manusia, SDM sangat perlu diperhatikan. Karena mengurus koperasi harus ada SDM yang benar-benar professional, berpengalaman baik dari sisi akademis maupun penerapan dalam wirausaha.

Ada beberapa hal yang menyebabkan koperasi di Indinesia sulit untuk berkembang. Yaitu :
1.       Manajemen pengelolaan yang kurang professional
Sekarang ini kurangnya manusia dalam memahami arti manejemen. Sehingga kegiatan koperasi tidak dapat terorganisir  pekerjaan yang satu dengan yang lain bahkan tidak dapat terorganisir antara hubungan atasan dengan bawahan.
2.        Demokrasi ekonomi yang kurang
Dalam hal ini maksudnya masih banyak koperasi yang tidak diberikan keleluasan dalam menjalankan tugas.sehingga sering sulit minjam uang di koperasi karena adanya syarat-syarat yang diberikan  untuk meminjam uang di koperasi. Jika koperasi diberikan keleluasan dalam melakukan tugasnya, maka koperasi bisa dengan cepat membantu masyarakat tanpa syarat-syarat yang sulit.
3.       Kelembagaan koperasi
Kelembagaan koperasi dapat menjadi penyebab koperasi sulit berkembang karena belum sepenuhnya mendukung pengembangan koperasi. Stuktur pengembangan dalam usaha dan alat perlengkapan juga belum berjalan dengan baik.
Mekanisme hubungan dan pembagian kerja antara Pengurus, Badan Pemeriksa dan Pelaksana Usaha (Manajer) masih belum berjalan dengan serasi dan saling mengisi. Hal-hal seperti ini lah yang membuat kelembagaan koperasi menjadi penghambat untuk kemajuan koperasi di Indonesia.
4.       Aspek lingkungan
Masih adanya masyarakat yang kurang memahami pentingnya berkoperasi, untuk meningkatkan pendapatan dam kesejahteraan masyarakat.
Dilingkungan yang ekonominya kurang baik, masyarakat dilingkungan itu sulit diajak untuk  berusaha bersama dan sulit diajak untuk berkoperasi.
5.        Prinsip koperasi Rochdale bagian kerjasama dan sukarela serta terbuka tidak dijalankan
Koperasi di Indonesia bersifat tertutup dan masih terjadi kubu – kubu sehingga menyulitkan koperasi untuk berkembang. Kubu – kubu itulah yang harus disatukan, supaya koperasi dapat berjalan semestinya.
Dapat disimpulkan koperasi di Indonesia sulit berkembang karena ada beberapa hal, kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai koperasi dan kurangnya peraturan yang masuk dalam ke dalam setiap anggota koperasi bahkan ke seluruh koperasi yang ada.