Siapkah Koperasi
Menghadapi Era Globalisasi
Koperasi sangat penting
bagi Indonesia
apalagi dengan menghadapi era globalisasi ini. Sebenarnya, keberadaan koperasi
juga telah dirasakan peran dan manfaatnya terhadap masyarakat tetapi karena
kurangnya sosialisasi akhirnya koperasi menjadi meredup. Ekstensi koperasi bagi
masyarakat akan saya rincikan disini, yang pertama adalah koperasi dipandang sebagai
lembaga yang menjalankan suatu kegiatan usaha tertentu, dan kegiatan usaha
tersebut diperlukan oleh masyarakat.
Selain itu, ekstensi koperasi yang kedua adalah koperasi
telah menjadi alternatif bagi lembaga usaha lain. Pada kondisi ini masyarakat
telah merasakan bahwa manfaat dan peran koperasi lebih baik dibandingkan dengan
lembaga lain. Hal ini karena masyarakat mengerti bahwa mereka yang anggota
koperasi maupun tidak juga ikut terlibat dalam kepengurusan koperasi. Maka dari
itu masyarakat mulai mempertimbangkan dengan rasional bahwa ternyata koperasi
memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik sehingga pada kondisi ini
koperasi dianggap berada di tingkat yang lebih tinggi dilihat dari peran
masyarakatnya. Seperti contohnya KUD (Koperasi Unit Desa) dan koperasi kredit
yang telah memberikan pelayanan lebih baik dibanding lembaga usaha lainnya.
Langkah koperasi dalam menghadapi era globalisasi ini
mempunyai beberapa langkah yaitu mengembangkan usaha koperasi dengan
mempertahankan prinsip koperasi, keterkaitan koperasi dengan pelayanan umum,
mengatasi beberapa permasalahan teknis usaha bagi koperasi kecil untuk
berkembang, mengakomodasi keinginan
pengusaha kecil untuk melakukan usaha atau mengatasi masalah usaha dengan
membentuk koperasi, peningkatan kemampuan usaha koperasi dan citra koperasi
serta penyaluran aspirasi koperasi. Hal ini diperlukan oleh koperasi dalam
menghadapi era globalisasi ini.
Mengembangkan
usaha koperasi dengan mempertahankan prinsipnya sangat penting karena koperasi
yang tidak mempertahankan prinsinya akan berantakan dan tidak tahu apa tujuan
koperasi tersebut dibentuk. Koperasi adalah badan usaha untuk melayani umum dan
tidak membedakan status sosial, siapa saja boleh menggunakan jasa koperasi, ini
adalah tujuan awal koperasi.
Selain
langkah-langkah diatas, disini saya akan membahas lagi apa saja yang akan
dilakukan saat menghadapi era globalisasi ini. Mungkin disini saya akan
membahas dari sisi pengurus atau anggota koperasi, dalam menjalankan usahanya,
anggota koperasi harus mampu mengidentifikasikan kebutuhan kolektif anggotanya
dan memenuhi kebutuhan tersebut. Adanya efektifitas biaya transaksi antara
koperasi dengan anggotanya sehingga biaya tersebut lebih kecil jika
dibandingkan biaya transaksi yang dibebankan oleh lembaga non-koperasi.
Kesungguhan kerja pengurus dan karyawan dalam mengelola koperasi yaitu dengan
kerja sama dengan yang lain, tanggung jawab dan hal yang paling penting adalah
anggota koperasi harus jujur dan amanah. Pemahaman pengurus dan anggota akan jati
diri koperasi, pengertian koperasi, nilai-nilai koperasi dan prinsip-prinsip
gerakan koperasi harus dijadikan point penting karena hal itu yang mendasari
segala aktifitas koperasi. Aparatur pemerintah terutama departemen yang
membidangi masalah koperasi perlu pula untuk memahami secara utuh dan mendalam
mengenai perkoperasian.
maka dari itu
koperasi mau tidak mau akan menghadapi era globalisasi. Tetapi bukan yang
tenggelam dan terbawa arus begitu saja di era globalisasi ini, melainkan
koperasi di Indonesia
mampu bertahan dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang timbul dan juga
mampu menjadikan koperasi menjadi lebih baik lagi. Koperasi di era globalisasi
ini mempengaruhi perekonomian di Indonesia,
dari perekonomian kecil juga perekonomian nasional dengan begitu juga sangat
berpengaruh dengan kesejahteraan ekonomi rakyat.