Rabu, 07 Januari 2015

KISAH GADIS KEMBAR YANG TINGGAL DI JALANAN


KISAH GADIS KEMBAR YANG TINGGAL DI JALANAN

Di suatu daerah terdapat gadis kembar yang bernama rina dan rini. Mereka gadis kembar yang tinggal dijalanan dengan rumah yang seadanya. Rina dan rini berumur 15th.  Mereka hanya hidup ber dua di rumah yang sangat sederhana. Orang tua mereka pergi meninggalkan mereka selamanya. Rina dan rini harus berjuang hidup tanpa seorang sosok orangtua. Gadis kembar ini tidak mempunyai saudara lagi selain saudara kembarnya. Rina adalah sosok kaka yang baik untuk rini. Mereka harus bekerja setiap harinya untuk bisa hidup, pekerjaan yang dilakukan adalah mengamen.
Rina dan rini mengamen ke daerah yang berbeda beda. rina mengamen di daerah yang cukup jauh dari tempat tinggalnya sedangkan rini mengamen di sekitar tempat tinggalnya. Saat pagi hari gadis kembar ini mulai berpisah satu dengan yang lain menuju ke tempat dimana bisanya mereka mencari uang. satu demi satu lampu merah kami lalui demi mendapatkan uang untuk kami makan, ujar ‘rina’
Gadis kembar ini bekerja mulai pagi hari samapi sore menjelang malam hari. hampir seharian aku tidak bertemu dengan kaka ku. Kami hanya bertemu setiap harinya di malam hari, Saat malam hari kami berkumpul, kami mulai menghitung uang yang kami dapat saat mengamen seharian. Setelah menghitung hasil baru kami bisa tau apakah malam ini kami dapat makan sepiring berdua atau sepiring untuk seorang. Ujar rini
            Dengan keaadan rina dan rini yang seperti ini, mereka harus mengorbankan pendidikan. Kami sebenernya inign sekali dapat melanjutkan sekolah kami. Tapi kami hanya bisa merasakan bangku sekolah sampai kelas 2 SD saja. Kami hanya mengikut pengajaran di rumah singgah dekat tempat tinggal kami yang diadakan seminggu sekali, kami senang masih bisa belajar meski hanya dirumah singgah. Kami sangat rutin mengikuti pembelajaran yang diadakan setiap minggunya.  Ujar seorang kaka
             Perjuangan gadis kaembar ini yang begitu berat dilalui dari hari ke hari demi mendapatkan uang untuk bertahan hidup. Banyak hal – hal yang dialami gadis kembar ini saat mereka mulai bekerja. tapi rasa yang tidak mengenakan yang dialami hanya bisa mereka rasakan saja bersama sama.

            Meskipun keadaan ini tidak diinginkan, gadis kembar ini tetap semangat menjalani kehidupan hari demi hari. mereka tetap kompak satu sama lain, saling membantu dan saling menyayangi. Mereka tetap berjuang bersama sama untuk mewujudkan impian mereka masing – masing. Meski tidak mudah mencapainya, mereka tidak putus asa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar